ajatkurniawan.com

Hubungi Kami: 087736500711 | 082134844244 | Pin 7FC7ED2D

Cara pengobatan infeksi saluran kencing

Cara pengobatan infeksi saluran kencing  – Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ yang termasuk ke dalam sistem kemih, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, mengalami infeksi. Infeksi saluran kemih dapat terjadi pada siapa saja. Akan tetapi, karena tubuh wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek, maka wanita lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih.

Berawal dari ginjal, kotoran di dalam darah disaring dan dikeluarkan dalam bentuk air urine. Kemudian urine tersebut dialirkan dari ginjal melalui ureter menuju tempat penampungan yang disebut kandung kemih. Setelah ditampung, urine kemudian dibuang dari tubuh melalui saluran pelepasan yang disebut uretra.Berdasarkan gejalanya, ISK dapat dibagi menjadi dua, yaitu ISK bagian bawah dan ISK bagian atas.

ISK bagian bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih (sistitis). Gejala dari kondisi ini meliputi rasa ingin selalu buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urine yang keruh, dan bau urine yang tidak sedap. Sedangkan ISK bagian atas merupakan infeksi yang terjadi pada ureter dan ginjal. Gejala dari kondisi ini meliputi nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.

Gejala Infeksi Saluran Kemih Gejala-gejala infeksi pada saluran kemih bagian atas (ginjal dan ureter) akan berbeda dengan gejala infeksi saluran kemih bagian bawah (kandung kemih dan uretra). Seseorang bisa saja mengalami gejala keduanya yang menandakan bahwa infeksi sudah menyebar; saluran kemih bagian atas dan bawah sudah terkena infeksi. Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah Sindrom uretra: Sering buang air kecil atau dorongan ingin selalu buang air kecil. Rasa nyeri tumpul yang konstan pada daerah kemaluan. Nyeri saat buang air kecil (disuria). Air seni berawan atau bahkan ada darah dalam urin (hematuria).

Air seni berbau tak sedap. Sakit punggung. Secara umum merasa tidak sehat. Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah Demam dengan suhu tinggi lebih dari 38º C. Menggigil tak terkendali. Rasa mual ingin muntah. Bahkan sampai muntah. Buang air besar encer (diare). Pada ISK bagian atas seseorang juga bisa merasakan sakit pada punggung yang menjalar sampai perut dan pangkal paha.

Rasa sakit dapat berkisar dari sedang sampai berat, dan sering lebih buruk ketika buang air kecil. Ingatlah bahwa, gejala ISK yang telah disebutkan di atas bisa mirip dengan gejala penyakit lainnya dan itu artinya bahwa ketika seseorang mengalami beberapa gejala di atas, maka belum tentu terkena infeksi saluran kemih. Namun ia harus waspada karena saat itu kondisinya masih diduga sehingga harus dicari kebenarannya melalui pemeriksaan oleh dokter.

Inilah Ciri-Ciri Infeksi Saluran Kencing Yang Sering Terjadi

Infeksi saluran kencing merupakan penyakit yang disebabkan masuknya dan berkembangnya bakteri yang merugikan di dalam saluran kencing. Bakteri yang berada di saluran kencing akan menimbulkan peradangan, mengeluarkan toksin atau racun yang mengiritasi saluran kencing dan nantinya memberikan ciri-ciri infeksi saluran kencing yang khas. Ditinjau dari definisi, infeksi saluran kencing berarti infeksi yang dapat terjadi di sepanjang jalur saluran kencing yang dimulai dari ginjal hingga ke saluran kencing bagian bawah (urethra). Berikut adalah beberapa ciri-ciri infeksi saluran kencing yang sering terjadi:

  • Nyeri Saat Kencing

Ciri-ciri infeksi saluran kencing yang paling utama adalah perasaan nyeri saat kencing atau berkemih. Perasaan nyeri ini biasa di deskripsikan sebagai perasaan terbakar atau terasa panas di saat Anda sedang atau hendak berkemih. Sensasi terbakar ini akan hilang ketika penderita telah selesai berkemih. Ciri-ciri infeksi saluran kencing ini terutama didapatkan pada infeksi yang melibatkan kandung kemih dan saluran kencing bagian bawah.

Gejala infeksi saluran kencing lainnya adalah keinginan untuk kencing terus menerus. Penderita merasa ingin berkemih meski beberapa menit atau setengah jam sebelumnya ia baru saja kencing. Meski begitu, air kencing yang keluar hanya sedikit dan sering diikuti dengan perasaan kurang puas atau perasaan belum keluar seluruhnya ketika selesai berkemih. Seringkali penderita merasa keinginan berkemih yang tidak dapat ditahan, seperti pada keadaan normal. Ciri-ciri infeksi saluran kencing ini sering terjadi pada infeksi yang melibatkan kandung kemih dan saluran kencing bagian bawah.

  • Sering Kencing Pada Malam Hari

Ciri-ciri infeksi saluran kencing lainnya ialah penderita akan sering terbangun pada malam hari hanya untuk berkemih. Ini merupakan bagian dari gejala perasaan ingin kencing yang sering dan tidak dapat ditahan, hanya saja bertahan hingga malam hari sehingga penderita akan sering bangun pada malam karena perasaan ingin berkemih yang sangat kuat .

  • Nyeri atau Perasaan Tidak Enak Pada Perut Bawah

Infeksi pada kandung kemih dapat memberikan ciri-ciri infeksi saluran kencing berupa nyeri pada daerah kandung kemih atau pada perut bagian bawah. Rasanya dapat dideskripsikan sebagai rasa nyeri atau tidak nyaman atau perasaan aneh di perut bagian bawah. Namun, gejala yang sangat nyeri pada daerah kandung kemih pun dapat mengindikasikan adanya batu kandung kemih yang juga harus diwaspadai.

  • Kencing Berwarna Merah

Salah satu ciri-ciri infeksi saluran kencing yang membuat penderita segera datang ke dokter adalah saat air kencingnya berwarna kemerahan bahkan menyerupai warna darah. Infeksi yang terjadi pada saluran kencing dan kandung kemih bahkan ginjal dapat menimbulkan gejala ini. Namun tidak semua kencing merah berkaitan dengan infeksi saluran kencing, bisa saja gejala tersebut mengindikasikan adanya penyakit ginjal lain seperti batu, glomerulonephritis dan bahkan merupakan efek samping obat TBC yang tidak berbahaya.

Penyebab infeksi saluran kencing

1. Bakteri escherichia coli

Yang paling sering menjadi penyebab infeksi saluran kencing adalah bakteri Escherichia Coli, atau biasa disebut juga sebagai bakteri E. coli. Langkah pencegahan yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan pada daerah kewanitaan dan mengurangi pemakaian panty liner. Wanita juga seharusnya cebok dari arah depan ke belakang (dari vagin menuju anus), dan bukan sebaliknya. Cebok dengan arah dari depan ke belakang malah membuat Anda berisiko membawa bakteri E. coli dari anus menuju vagina, menyebabkan infeksi saluran kencing.

2. Tidak membersihkan kelamin dengan benar

Bakteri yang masuk melalui saluran uretra dapat menyebarkan infeksi pada kandung kemih. Biasanya, terjadi penyebaran bakteri pada saat Anda membersihkan alat kelamin atau sesudah buang air. Kadang-kadang bakteri masih menempel dan berkembang biak dengan cepat sehingga mengakibatkan infeksi kandung kemih.

3. Tidak buang air kecil setelah berhubungan seksual

Seks bisa menjadi salah satu penyebabnya. Biasanya bakteri ini disebarkan lewat aktivitas seksual antara pria dengan wanita. Bakteri yang ditransfer dari usus akan melewati uretra, dan ini akan menyebabkan infeksi. Mengapa sering terjadi pada wanita? Umumnya saluran uretra wanita lebih pendek dari laki-laki. Maka sangat dianjurkan bagi wanita untuk buang air kecil sesudah melakukan hubungan seksual.

4. Kurang minum air

Saat tubuh kekurangan minum, ginjal akan kehilangan cairan. Padahal, ginjal membutuhkan cairan agar dapat berfungsi lebih baik. Ini akan membuat Anda menjadi jarang buang air kecil dan urin menjadi lebih pekat. Kekurangan cairan pada ginjal akan memancing bakteri untuk menyerang, sehingga terjadilah infeksi saluran kencing. Maka tubuh sangat membutuhkan cukup air untuk mencegah terjadinya infeksi pada organ tubuh yang lainnya.

Bagaimana cara mencegah infeksi saluran kencing?

  • Bersihkan kelamin dengan air bersih.
  • Jika membasuh vagina (untuk wanita), lakukan pola dengan membersihkan dari arah depan menuju belakang (vagina menuju anus). Hal ini dilakukan agar bakteri dari anus tidak menyebar ke organ intim.
  • Selalu ganti pakaian dalam setiap hari atau dua kali sehari jika Anda merasa sudah tak nyaman.
  • Jangan biasakan menahan kencing.
  • Minum air mineral yang cukup, 8 gelas perhari.
  • Biasakan buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seksual.

Faktor yang membuat wanita bisa mengalami infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing merupakan infeksi yang bisa terjadi di bagian manapun pada sistem kemih Anda, bisa menyerang ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Sebagian besar infeksi biasanya menyerang saluran kemih bawah, yaitu kandung kemih dan uretra.Nah, infeksi saluran kencing ini biasanya banyak menyerang kaum wanita dibandingkan kaum pria. Banyak faktor pada wanita yang mendukung terjadinya infeksi saluran kencing ini.

Anatomi pada tubuh perempuan

Wanita memiliki uretra (saluran terakhir yang membuang urin ke luar tubuh) yang lebih pendek daripada pria, hal ini membuat bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih wanita. Selain itu, uretra wanita juga berada lebih dekat ke anus. Oleh karena itu, wanita disarankan untuk membilas dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau buang air besar. Hal ini dilakukan untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus ke uretra. Bakteri dari usus besar, seperti bakteri E. coli, bisa saja berpindah ke uretra ketika Anda membilas dari belakang ke depan. Bakteri ini kemudian bisa masuk ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi. Jika infeksi tidak segera diobati, infeksi bisa menyebar ke daerah ginjal.

Aktivitas seksual

Wanita yang aktif secara seksual memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi saluran kencing daripada wanita yang tidak aktif secara seksual. Mempunyai pasangan seksual baru juga meningkatkan risiko seorang wanita terkena infeksi saluran kencing. Melakukan aktivitas seksual juga dapat memicu perpindahan bakteri dari vagina ke uretra, sehingga bisa menyebabkan infeksi pada saluran kemih.

Jenis alat kontrasepsi tertentu

Wanita yang menggunakan alat KB diafragma dan spermisida (krim yang dapat membunuh sperma) memiliki risiko terkena infeksi saluran kencing lebih tinggi. Diafragma dapat menekan uretra dan memperlambat pengosongan kandung kemih. Urin yang menetap di kandung kemih memungkinkan bakteri untuk tumbuh dan menyebabkan infeksi. Sedangkan, spermisida dapat menyebabkan perubahan pada bakteri di vagina. Selain itu, spermisida tertentu dapat mengiritasi kulit, sehingga dapat meningkatkan risiko bakteri menyerang jaringan di sekitarnya.

Menopause

Setelah menopause, kadar hormon estrogen pada wanita lebih rendah, sehingga terjadi perubahan pada saluran kemih wanita. Hal ini membuat wanita lebih rentan terkena infeksi saluran kencing.

Komplikasi yang timbul akibat infeksi saluran kemih

  1. Gangguan pada ginjal >> saat seseorang terkena infeksi pada kandung kemih, bakteri dapat naik dan masuk ke ginjal. Jika terjadi, maka orang tersebut berisiko terkena infeksi ginjal dengan gejala berupa nyeri punggung, mual, demam, hingga menggigil. Infeksi ginjal yang tidak segera ditangani dapat mengarah pada gagal ginjal atau kerusakan permanen pada organ tersebut.
  2. Infeksi darah >> komplikasi ini terjadi ketika bakteri yang terdapat di dalam system saluran kemih memasuki aliran darah dan pada akhirnya ikut menyerang organ-organ tubuh lainnya. Infeksi darah merupakan kondisi yang tergolong mematikan.
  3. Prostatitis >> komplikasi yang hanya dialami oleh pria ini terjadi ketika kelenjar prostat mengalami peradangan. Gejala yang muncul bisa berupa rasa nyeri di daerah selangkangan saat buang air kecil atau saat ejakulasi.
  4. Infeksi berulang, terutama pada wanita yang mengalami tiga atau lebih ISK.
  5. Peningkatan risiko pada ibu hamil memberikan berat badan lahir rendah atau bayi prematur.
  6. Uretra penyempitan (striktur) pada pria dari uretritis berulang, sebelumnya terlihat dengan uretritis gonokokal.
  7. Sepsis, komplikasi yang mengancam jiwa dari infeksi, terutama jika infeksi bekerja dengan cara naik saluran kemih dan pada ginjal anda.

6 Cara alami mengobati infeksi saluran kemih

1. Jahe

Jahe merupakan obat yang efektif untuk infeksi saluran kemih. Jahe mengandung bahan aktif yang dikenal sebagai gingerol yang merupakan agen antibakteri yang dapat menghambat penyebaran bakteri dalam ginjal. Untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih, Anda dapat mengonsumsi wedang jahe secara teratur.

2. Probiotik

Anda harus memiliki populasi bakteri ramah yang dikenal sebagai probiotik dalam usus Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa mikroorganisme ini bisa meningkatkan kesehatan pencernaan dan mencegah terbentuknya batu ginjal.

3. Cuka sari apel

Anda bisa mencampur madu dan cuka sari apel untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Campur 2 sdm madu dengan 1 sdm cuka sari apel. Minuman ini harus dikonsumsi oleh orang yang terkena ISK setiap hari.

4. Lidah buaya

Lidah buaya dapat menghilangkan racun keluar dari tubuh melalui mekanisme pembersihan yang efektif. Mengonsumsi jus lidah buaya dua kali sehari dapat membantu mengobati infeksi saluran kemih.

5. Cranberry

Cranberry dapat menjadi obat yang mujarab untuk melawan infeksi saluran kemih. Sebab, buah ini dapat meningkatkan tingkat keasaman tubuh yang dapat membasmi perkembangan bakteri.

6. Kunyit

Kunyit merupakan obat yang ampuh dalam mengatasi infeksi saluran kemih dan mempercepat proses pemulihan pasien ISK. Kunyit mengandung bahan aktif yang dikenal sebagai kurkumin yang merupakan agen anti-bakteri, anti-inflamasi dan anti-jamur yang kuat yang dapat membantu dalam menghambat pertumbuhan dan penyebaran semua jenis mikroba.

Inilah enam cara alami untuk mengobati infeksi saluran kemih. Semoga tips ini bermanfaat! Dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan daerah intim Anda.

SEBAGAI TAMBAHAN INFORMASI BUAT ANDA YANG SEDANG BEROBAT KESANA KEMARI BELUM KUNJUNG SEMBUH

KAMI DARI CV DE NATURE INDONESIA MENGENALKAN KEPADA ANDA PRODUK OBAT HERBAL INFEKSI SALURAN KENCING YANG AKAN MEMBANTU MERINGANKAN BEBAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA

HARGA 295.000

SEGERA AMBIL LANGKAH TERBAIK UNTUK PENGOBATAN PENYAKIT YANG ANDA DERITA SEBELUM BERTAMBAH PARAH

TUNGGU APALAGI

SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA AKAN DI SEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA KERAS DAN KEYAKINAN KUAT UNTUK MENGOBATI NYA

Cara pengobatan infeksi saluran kencing
Artikel "Cara pengobatan infeksi saluran kencing" ditulis oleh admin update terakhir pada 21st February 2018 Categories: Obat Infeksi Saluran Kencing Tags: , , , , , permalinks http://www.ajatkurniawan.com/cara-pengobatan-infeksi-saluran-kencing.html di Herbal Back To Nature

Related Posts:

Leave your comment here:

Histats
Obat Kutil Kelamin, Obat Kanker, Obat Diabetes, Obat Sipilis, Obat Gonore, Obat Kencing Nanah, Obat Raja Singa, Obat Eksim, Obat Liver, Obat Jengger Ayam, Obat Wasir, Obat Klamidia, Obat Kondiloma Akuminata, Obat Ambeien
2015 - Herbal Back To Nature